Bab 10 Melepas Segala Sesuatu, Katakan Saja Apakah Kamu Membantu atau Tidak?
Tentu saja, bagaimana mungkin dia membiarkan dirinya merasa kesal sendirian? Adilnya, semua orang harus merasakan hal yang sama.
"Sudahlah, aku harus pergi melapor ke kelas baru!" Su Wuyao melambaikan tangan kepada keduanya, lalu berbalik dan berjalan menuju gedung sekolah dengan perasaan puas.
Kelas 11-13.
Shen Huaijing telah meminta lembar hasil ujian pembagian kelasnya kepada wali kelas. Saat melihat angka yang tertera di sana, ia tertawa karena saking kesalnya.
Tiba-tiba, suara nyaring Zhou Mian yang penuh semangat terdengar dari samping, "Kak Jing, lihat, bukankah itu gadis cantik yang duduk di depanmu saat ujian kemarin? Kebetulan sekali, ternyata dia satu kelas dengan kita!"
Shen Huaijing menekan ujung lidahnya ke balik gigi, lalu berdecak pelan. Kebetulan sekali, dia baru saja bingung harus mencari orang itu ke mana, dan sekarang orangnya sudah datang sendiri.
Begitu Su Wuyao melangkah masuk ke dalam kelas, ia merasakan tatapan tajam tertuju padanya. Ia mendongak dan melihat ke arah tatapan itu. Setelah dipastikan, dia tidak mengenal orang tersebut. Saat ia hendak mencari tempat duduk, tak disangka pria itu justru melambaikan tangan padanya.
Ia melihat sekali lagi, tetap saja tidak kenal. Namun, Su Wuyao tetap menghampirinya. "Halo, teman sekelas, apa kita saling kenal?"
Zhou Mian memamerkan giginya yang putih, tersenyum lebar seperti orang bodoh. "Tidak kenal, tapi aku punya kebiasaan, setiap melihat gadis cantik, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak berkenalan."
Su Wuyao mengangkat alisnya. "Kebetulan sekali, aku juga begitu!"
Zhou Mian tertegun sejenak, lalu mulutnya terbuka lebih lebar lagi. "Kalau begitu kita benar-benar berj